DENGARKAN DOKTER, DENGARKAN GURU

Sahabat TaqwaTours, belum ada satu bulan sejak Virus Corona ditemukan di Indonesia, tapi kegundahan di masyarakat sudah semakin dirasa.

Tidak hanya ribuan pasien yang mendapatkan penanganan serius dari dokter, masyarakat lain di rumah pun harus mendengarkan nasihat dokter untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga kebersihan.

Dokter seperti halnya seorang guru. Mereka akan didengarkan nasihatnya bilamana para murid mau menghormatinya.

Kiranya beberapa hari belajar mendampingi anak/cucu belajar di rumah, Anda pun merasakan. Bagaimana harus memposisikan sebagai guru, dan mengetahui rasanya jika seorang guru tidak dihormati dan didengarkan muridnya.

Sebuah Syair Arab mengatakan,

إِنَّ الْمُعَلِّمَ وَالطَبِيْبَ كِلاَ هُمَا #

لَا يَنْصَحَانِ إِذَا هُمَا لَمْ يُكْرَمَا

Sesungguhnya guru dan tenaga kesehatan itu keduanya

Tidak akan memberi nasihat kalau keduanya tak dihormati

فَاصْبِرْ لِدَائِكَ إِنْ جَفَوْتَ طَبِيْبَهَا #

وَاقْنَعْ بِجَهْلِكَ إِنْ جَفَوْتَ مُعَلِّمًا

Maka terimalah penyakitmu kalau engkau menjauhi tenaga kesehatan

Dan puaslah dengan kebodohanmu jika engkau menjauhi guru

Mari hormati dokter, hormati guru. Dengarkan nasihat dari keduanya, dan jangan membandel.

(sebarkan, jangan sampai informasi kebaikan terhenti di handphone Anda)