TALANG EMAS (MIZAB) WARISAN QURAISY

Salah satu hal menarik dari Ka’bah adalah talang emas (mizab), apalagi sekitar satu bulan yang lalu pengelola Masjidil Haram menambahkan ornamen cantik di kiswah tepat di bagian talang emasnya.

Tapi tahukah Anda, talang emas ka’bah bukanlah bangunan asli sebagaimana dibangun oleh Nabi Ibrahim? Lantas siapa yang membuatnya? Dalam beberapa referensi sejarah dijelaskan bahwa Talang Emas ini dibangun oleh kaum Quraisy pada tahun ke-35 setelelah kelahiran Nabi Muhammad, atau lima tahun sebelum beliau diangkat menjadi Nabi.

Saat Nabi Ibrahim bersama putranya Nabi Ismail mendirikan Ka’bah, beliau tidak membangun atap, sehingga bagian dalam ka’bah bolong dapat langsung melihat ke langit.

Setelah berjalannya waktu, banyak orang orang termasuk juga kabilah Quraisy menjadikan ka’bah sebagai tempat aman untuk menyimpan barang berharga. Maka ketika ka’bah direnovasi, kabilah Quraisy mengambil kayu di tepian pantai Jeddah sebagai atap ka’bah. Kayu ini adalah bekas kapal milik Romawi yang rusak dan terdampar di Pelabuhan Jeddah. Kabilah Quraisy juga membuat talang air di sisi Hijr Ismail.

Adapun Talang Ka’bah yang ada saat ini adalah Talang ke-12 sejak pertama kali dibangun.

Talang ini dibangun oleh kesultanan Turki Utsmani (Sultan Abdul Majid Khan) di Konstantinopel/Istanbul, kemudian disempurnakan dengan menambahkan paku-paku di atasnya untuk menghalau burung merpati pada masa kerajaan Arab Saudi, tepatnya oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz.

Rafiq Jauhary

Pembimbing Umrah Taqwa Tours

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *